BBRMP Gorontalo Perkuat Sinergi dengan Bupati Gorontalo Utara untuk Program Strategis Pertanian
Gorontalo Utara, 11 Maret 2026 – Upaya percepatan program strategis pertanian di Provinsi Gorontalo terus dilakukan oleh Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Gorontalo. Setelah melaksanakan konsolidasi penyuluh bersama Gubernur Gorontalo, Kepala BBRMP Gorontalo menindaklanjuti arahan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Kapusluh) dengan memperkuat koordinasi lapangan melalui audiensi dengan Bupati Gorontalo Utara serta kunjungan ke Dinas Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan dan Co-Working Space (CWS) di Kecamatan Kwandang.
Audiensi yang berlangsung pada Rabu (11/3) tersebut diterima langsung oleh Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu, S.Ag., M.Pd.I. Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengawal berbagai program prioritas Kementerian Pertanian sekaligus meningkatkan peran penyuluh pertanian dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gorontalo Utara menyampaikan apresiasi atas transformasi kelembagaan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian yang kini berstatus eselon II. Ia juga mengapresiasi peran penyuluh pertanian yang telah menjadi bagian dari Kementerian Pertanian namun tetap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menyelaraskan program pusat dan daerah demi kemajuan sektor pertanian di Provinsi Gorontalo.
Sementara itu, Kepala BBRMP Gorontalo Ardi Praptono, S.P., M.Agr menegaskan bahwa penyuluh pertanian memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pendampingan petani di lapangan. Ia menghimbau agar penyuluh terus aktif mendampingi petani, mengawal pelaksanaan program prioritas Kementerian Pertanian, serta menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai kendala di lapangan.
Kunjungan kerja ke Kabupaten Gorontalo Utara juga dimanfaatkan untuk melakukan koordinasi langsung dengan jajaran Dinas Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan serta para penyuluh pertanian di wilayah tersebut. Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai langkah percepatan pelaksanaan program strategis pertanian serta identifikasi kendala di lapangan, termasuk persoalan irigasi, kebutuhan benih, serta sarana dan prasarana pendukung kegiatan tanam.
Disamping itu, Kunjungan kerja ke Kabupaten Gorontalo Utara juga menjadi bagian dari pengawalan berbagai program strategis yang tengah dilaksanakan di wilayah tersebut, di antaranya program hilirisasi ayam terintegrasi, Brigade Pangan, Luas Tambah Tanam (LTT), serta Optimalisasi Lahan (Oplah). Melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi lintas pihak, diharapkan program-program tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pertanian serta kesejahteraan petani di Gorontalo Utara.