BRMP Gorontalo Terima Kunjungan PT Pupuk Indonesia, Perkuat Kolaborasi Pemupukan Berimbang
Gorontalo — Badan Perakitan Modernisasi Pertanian (BRMP) wilayah Gorontalo menerima kunjungan kerja dari PT Pupuk Indonesia (Persero) pada Kamis, 23 April 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan modernisasi pertanian serta implementasi pemupukan berimbang, khususnya di wilayah Indonesia Timur.
Rombongan PT Pupuk Indonesia dipimpin oleh Fikhih Ditiawan Putra selaku Junior Account Executive II Penjualan Sulawesi Utara dan Gorontalo Departemen Regional 4B, bersama Devid Khoirul Mukhtar H.W. selaku Manager Penjualan Sulawesi Utara dan Gorontalo Departemen Regional 4B. Kehadiran rombongan diterima secara resmi oleh Kepala BRMP Gorontalo beserta Ketua Kelompok Program dan Pengujian di lingkungan BRMP Gorontalo.
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat BRMP Gorontalo tersebut membahas tiga agenda strategis. Pertama, partisipasi PT Pupuk Indonesia dalam Gelar Teknologi Pekan Nasional (PENAS) XVII yang akan diselenggarakan di lokasi BRMP Gorontalo. Dalam rangka mendukung kegiatan tersebut, PT Pupuk Indonesia menyalurkan bantuan pupuk bersubsidi berupa Urea sebanyak 1.200 kilogram dan NPK Phonska sebanyak 1.950 kilogram. Bantuan ini akan digunakan sebagai sarana demonstrasi penerapan pemupukan berimbang pada area percontohan modernisasi pertanian.
Kedua, pembahasan terkait peran penyuluh pertanian dalam mendukung optimalisasi serapan pupuk di wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara. Dalam hal ini, PT Pupuk Indonesia mengharapkan dukungan BRMP Gorontalo untuk memperkuat kapasitas penyuluh dalam memberikan pemahaman kepada petani mengenai waktu, dosis, serta cara aplikasi pupuk yang tepat dan efisien.
Ketiga, penguatan komitmen kolaborasi antara PT Pupuk Indonesia dan BRMP Gorontalo dalam mempercepat diseminasi informasi terkait pentingnya pemupukan berimbang sebagai upaya peningkatan produktivitas menuju swasembada pangan berkelanjutan. Fikhih Ditiawan Putra menegaskan bahwa pemupukan berimbang tidak hanya berfokus pada jumlah, tetapi juga pada kesesuaian formula dengan kondisi tanah dan kebutuhan tanaman.
Kepala BRMP Gorontalo menyambut baik inisiatif kolaborasi tersebut. Ia menekankan bahwa ketersediaan pupuk yang tepat waktu dan tepat jenis harus diimbangi dengan pendampingan teknis yang optimal di lapangan. Hal ini dinilai penting, terutama dalam mendukung kesiapan Gelar Teknologi pada ajang PENAS XVII yang akan dilaksanakan pada 20–25 Juni 2026 di Provinsi Gorontalo.
Melalui sinergi ini, diharapkan implementasi pemupukan berimbang dapat berjalan lebih efektif dan berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Gorontalo dan sekitarnya.