BBRMP Gorontalo mengikuti Rakor dan Sosialisasi Pupuk Bersubsidi
Selasa, 27 Januari 2026 dilaksanakan rapat koordinasi dan sosialisasi tertib administrasi dan pencapaian target serapan pupuk bersubsidi tahun 2026 di Kota Gorontalo. Kegiatan ini diinisiasi oleh Pupuk Indonesia yang dihadiri oleh Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP), Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota, Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian Kabupaten/Kota, Seluruh PUD dan PPTS Se-Provinsi Gorontalo.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting, bagaimana agar pendistribusian pupuk bersubsidi jadi lebih tertib adminsitrasi dan target penyaluran dapat tercapai, juga jadi momen untuk menyampaikan aturan ataupun pedoman dalam pengelolaan dan pendistribusian pupuk bersubsidi.
Dalam arahan SM Reginal 4B, Bapak Eko Winarto menyampaikan bahwa Perpres No. 06/2025 dan Permentan No. 15/2025 merupakan regulasi yang berlaku saat ini dalam pengelolaan dan pendistribusian pupuk bersubsidi.
Pada Kesempatan yang baik ini, Kepala BBRMP Gorontalo menyampaikan bahwa saat ini peralihan penyuluh ke pusat masih masa transisi sehingga tugas dan tangung jawab masih menunggu instruksi dari BBSDMP dan Kapusluh sebagai lembaga yang membawahi penyuluh. Ke depan tugas penyuluh akan lebih terukur termasuk menjadi jembatan antara kepentingan pusat dan daerah. Seyogyannya peran penyuluh selama ini masih sama sebelum bergabung ke pusat, tetap bekerja selaras dan sinergi dengan daerah serta koordinasi tetap berlangsung secara intens. Terkait dengan penebusan pupuk karena KTP petani rusak, solusinya bisa diwakilkan oleh anggota keluarga lainnya seperti isteri dan anak selama masih dalam satu kartu keluarga. Rapat koordinasi ditutup dengan dialog interaktif antara pemerintah dalam hal ini PT. Pupuk Indonesia, BBRMP, Dinas Terkait dengan seluruh PUD dan PPTS Se-Provinsi Gorontalo.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesamaan pemahaman dan penguatan sinergi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan pendistribusian pupuk bersubsidi yang tertib administrasi, tepat sasaran, serta mendukung pencapaian target serapan pupuk tahun 2026 guna meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di Provinsi Gorontalo.