BRMP Gorontalo Gelar Panen dan Sosialisasi Budidaya Padi Model PM-AAS di Kabupaten Gorontalo
GORONTALO – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Gorontalo melaksanakan kegiatan panen padi sekaligus sosialisasi penerapan model Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) di lokasi demonstration plot (demplot) Desa Hutabohu, Kabupaten Gorontalo, Selasa (7/7). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya percepatan adopsi inovasi budidaya padi dalam mendukung peningkatan produktivitas serta pencapaian program swasembada pangan nasional.
Pelaksanaan panen menjadi momentum untuk menunjukkan hasil penerapan budidaya padi Model PM-AAS yang mengedepankan prinsip-prinsip pertanian modern, mulai dari penggunaan benih unggul, pengaturan populasi tanaman, pemanfaatan mekanisasi pertanian, hingga penerapan teknologi budidaya yang spesifik sesuai kondisi wilayah. Melalui kegiatan ini, petani diharapkan dapat melihat secara langsung manfaat penerapan teknologi dalam meningkatkan efisiensi usaha tani dan hasil produksi.
Selain panen, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi mengenai konsep dan tahapan penerapan PM-AAS kepada petani dan penyuluh pertanian setempat. Materi yang disampaikan meliputi prinsip dasar budidaya PM-AAS, strategi peningkatan produktivitas, efisiensi penggunaan sarana produksi, serta pentingnya pendampingan penyuluh dalam mendukung keberhasilan implementasi teknologi di tingkat lapangan.
Salah satu materi yang menjadi perhatian dalam sosialisasi adalah pemanfaatan silika (Si) sebagai salah satu teknologi pendukung budidaya padi. Melalui demonstrasi lapang, peserta diperlihatkan secara langsung perbedaan pertumbuhan tanaman padi yang diberi perlakuan silika dengan tanaman yang tidak memperoleh perlakuan tersebut. Tanaman yang diaplikasikan silika tampak memiliki batang yang lebih kokoh, tegak, dan mampu menopang malai dengan baik, sedangkan tanaman tanpa perlakuan silika cenderung memiliki batang yang lebih lemah sehingga mudah rebah. Selain meningkatkan kekuatan tanaman, silika juga berperan dalam membantu padi menghadapi cekaman salinitas serta meningkatkan ketahanan terhadap serangan penyakit blas. Demonstrasi tersebut memberikan gambaran nyata mengenai manfaat penerapan silika dalam menjaga pertumbuhan tanaman dan meningkatkan produktivitas budidaya padi.
Melalui pelaksanaan panen dan sosialisasi ini, BRMP Gorontalo optimistis penerapan Model PM-AAS akan semakin berkembang di berbagai sentra produksi padi di Provinsi Gorontalo. Penguatan kolaborasi dan penerapan inovasi secara konsisten diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung terwujudnya pertanian Indonesia yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan.