BRMP Gorontalo Hadiri Gerakan Tanam Kelapa Serentak, Dukung Percepatan Hilirisasi Perkebunan
GORONTALO – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Gorontalo menghadiri kegiatan Gerakan Tanam Kelapa Serentak yang dilaksanakan secara nasional oleh Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian pada Rabu, 3 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kelompok Tani Usaha Bersama, Desa Molopatodu, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan hilirisasi komoditas perkebunan, khususnya kelapa, guna meningkatkan produktivitas dan nilai tambah bagi petani.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Balai Besar BRMP Gorontalo, Ardi Praptono, S.P., M.Agr., Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, ST., Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Gorontalo, Ir. Ramdan Pade, M.Si., unsur Forkopimcam Bongomeme, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta petani setempat. Gerakan tanam serentak yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor perkebunan melalui peremajaan tanaman dan pengembangan komoditas unggulan berbasis hilirisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Balai Besar BRMP Gorontalo menyampaikan bahwa program tanam serentak kelapa memiliki peran strategis dalam mendukung regenerasi perkebunan kelapa sekaligus meningkatkan daya saing komoditas perkebunan di masa mendatang. Ia menjelaskan bahwa sebanyak 1.244 batang bibit Kelapa Dalam Unggul Lokal berlabel ungu telah dialokasikan kepada Kelompok Tani Usaha Bersama. Bibit yang disalurkan merupakan benih bersertifikat sehingga memiliki mutu yang terjamin serta potensi pertumbuhan yang optimal untuk mendukung peningkatan produksi kelapa di tingkat petani.
Menurutnya, pengembangan perkebunan kelapa tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat hilirisasi melalui pengembangan berbagai produk turunan bernilai ekonomi tinggi. Dengan demikian, komoditas kelapa diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan pendapatan petani dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Gorontalo secara simbolis menyerahkan bantuan bibit kelapa kepada perwakilan petani. Ia menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengembangan komoditas kelapa yang selama ini menjadi salah satu andalan masyarakat Gorontalo. Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan digelar di Kabupaten Gorontalo pada pertengahan Juni mendatang.
Para petani menyambut antusias kegiatan tanam serentak tersebut dan berharap program bantuan bibit unggul serta pengembangan perkebunan kelapa dapat terus berlanjut. Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, dan petani, program ini diharapkan mampu mempercepat hilirisasi perkebunan kelapa, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat peran sektor perkebunan dalam mendukung pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.