BRMP Gorontalo Hadiri Gerakan Tanam Serempak Untuk Optimalkan Lahan Cetak Sawah Rakyat
GORONTALO – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Gorontalo menghadiri Gerakan Tanam Serempak pada lokasi Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara nasional. Kegiatan nasional tersebut dipusatkan di Provinsi Sulawesi Tenggara dan diikuti secara serentak oleh berbagai daerah di Indonesia. Di Provinsi Gorontalo, pelaksanaan kegiatan berlangsung di areal persawahan Desa Siduwonge, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato yang dikelola oleh Brigade Pangan Helumo.
Kehadiran BRMP Gorontalo merupakan bentuk dukungan terhadap percepatan peningkatan produksi padi nasional melalui penerapan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS), sekaligus mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan hasil Program Cetak Sawah Rakyat agar segera produktif dan berkelanjutan.
Kepala Balai Besar BRMP Gorontalo diwakili oleh Ketua Tim Kerja Pendampingan Program Wilayah I, Ir. Nitam Kasim, S.P. Turut hadir Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato, Kamri Alwi, Camat Randangan, perwakilan Kodim 1313/Pohuwato, Polres Pohuwato, Kelompok Substansi Penyuluhan Pertanian Provinsi Gorontalo, Ketua Tim Kerja Pendayagunaan Penyuluh Kabupaten Pohuwato, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Brigade Pangan, serta anggota kelompok tani.
Pada kesempatan tersebut dilaksanakan penanaman padi secara serentak di lahan seluas 56 hektare menggunakan metode PM-AAS. Teknologi ini mengintegrasikan penggunaan varietas unggul, pengaturan populasi tanaman, mekanisasi pertanian, pemupukan berimbang, pengelolaan air yang efisien, serta pendampingan intensif oleh penyuluh dan tenaga teknis. Penerapan PM-AAS diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, sekaligus mempercepat optimalisasi lahan hasil Program Cetak Sawah Rakyat sebagai sentra produksi padi baru.
Gerakan Tanam Serempak pada lahan CSR merupakan bagian dari strategi Kementerian Pertanian dalam mempercepat pemanfaatan lahan sawah baru melalui peningkatan luas tanam dan indeks pertanaman. Dengan percepatan tanam, pemerintah menargetkan peningkatan produksi padi nasional guna memperkuat ketahanan pangan dan mendukung terwujudnya swasembada pangan. Keberhasilan program tersebut memerlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, dan kelompok tani sebagai pelaksana utama di lapangan.
Sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Pertanian yang mengemban tugas penerapan modernisasi pertanian, BRMP Gorontalo terus berkomitmen mengawal implementasi PM-AAS melalui pendampingan teknis, diseminasi inovasi teknologi, serta penguatan kapasitas petani dan Brigade Pangan. Pendampingan dilakukan sejak tahap persiapan lahan, pelaksanaan tanam, hingga pengawalan budidaya agar teknologi yang diterapkan mampu memberikan hasil optimal dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Gerakan Tanam Serempak di Kabupaten Pohuwato diharapkan menjadi momentum percepatan pemanfaatan lahan hasil Program Cetak Sawah Rakyat sekaligus memperluas penerapan teknologi PM-AAS di Provinsi Gorontalo. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung target swasembada pangan nasional.