BRMP Gorontalo Hadiri Rapat Komisi Irigasi, Bahas Penyesuaian Jadwal Tanam dan Rencana Tanam 2027
Gorontalo, 12 Oktober 2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Gorontalo menghadiri rapat Komisi Irigasi Provinsi Gorontalo yang membahas penyesuaian jadwal tanam dan rencana tanam tahun 2027. Kegiatan ini melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, yaitu Bappeda Provinsi Gorontalo, BWS Sulawesi II Gorontalo, BMKG Gorontalo, Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, serta unsur Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A), dan Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A).
Rapat ini menjadi forum koordinasi untuk menyelaraskan rencana tanam dengan kondisi ketersediaan air irigasi, informasi prakiraan curah hujan dan musim, serta potensi kekeringan yang dapat memengaruhi pertanaman padi di Provinsi Gorontalo.
Salah satu agenda pembahasan adalah tugas dan fungsi Komisi Irigasi dalam mengantisipasi dampak kekeringan, termasuk koordinasi pengelolaan air irigasi dan penyesuaian jadwal tanam berdasarkan kondisi aktual di lapangan. Informasi dari BMKG Gorontalo mengenai prakiraan curah hujan dan potensi kekeringan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam penyusunan strategi tanam yang lebih adaptif terhadap kondisi iklim.
Selain itu, dibahas pula ketersediaan debit air pada bendung yang menjadi kewenangan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Informasi tersebut penting untuk mendukung pengaturan distribusi air irigasi secara efektif, sehingga kebutuhan air bagi pertanaman dapat diupayakan sesuai dengan kondisi dan kapasitas sumber daya air yang tersedia.
Dalam kaitannya dengan sektor pertanian, BRMP Gorontalo turut mendukung pembahasan mengenai target Program PM-AAS (Pertanian Modern – Advanced Agricultural System), perkembangan pertanaman padi, serta berbagai permasalahan yang dihadapi petani akibat keterbatasan air. Masukan dari unsur P3A, GP3A, dan IP3A juga menjadi bagian penting dalam menggambarkan kondisi pelayanan irigasi dan kendala yang dirasakan petani di lapangan.