Keterlibatan Generasi Integrasi Muda dalam Penguatan Zona Integritas di BBRMP Gorontalo
Gorontalo, 19 Februari 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Gorontalo memperkuat komitmennya dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui pembentukan dan penguatan Tim Pembangunan ZI Tahun 2026. Rapat pembentukan tim dilaksanakan di Ruang Rapat Samia Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Gorontalo dan melibatkan seluruh unsur pegawai, mulai dari PNS, CPNS, PPPK, hingga PPPK paruh waktu sebagai bentuk komitmen kolektif dalam membangun budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam struktur kepengurusan tahun 2026, Kepala BBRMP Gorontalo bertindak sebagai Penanggung Jawab dan Ketua Tim dijabat oleh Kepala Bagian Tata Usaha. Kepemimpinan enam pilar pembangunan Zona Integritas dipercayakan kepada Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang bergabung pada periode 2025. Penunjukan ini merupakan langkah strategis dalam pengkaderan dan penguatan kapasitas generasi ASN baru agar memiliki pemahaman komprehensif mengenai tata kelola birokrasi yang bersih, akuntabel, dan profesional sejak awal masa pengabdian.
Pada rapat tersebut, masing-masing pilar menyusun rencana aksi yang memuat program prioritas, target capaian, serta strategi implementasi yang selaras dengan indikator penilaian WBK dan WBBM. Para CASN tidak hanya memimpin pilar, tetapi juga terlibat aktif dalam penyusunan dokumen dukung, pengelolaan data kinerja, serta pengembangan inovasi pelayanan publik. CASN diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu membawa semangat baru dalam lingkungan kerja, dengan perspektif yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sehingga mendorong digitalisasi layanan dan peningkatan efisiensi tata kelola organisasi.
Melalui sinergi seluruh pegawai dan penguatan peran Generasi Integrasi Muda, BBRMP Gorontalo optimis pembangunan Zona Integritas Tahun 2026 dapat berjalan secara sistematis dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Pertanian.