Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) mengusung modernisasi pertanian berkelanjutan dengan inovasi teknologi yang meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Melalui penelitian, perakitan teknologi, mekanisasi, dan digitalisasi, BRMP membangun sistem pertanian yang cerdas, ramah lingkungan, dan tangguh menghadapi tantangan masa depan.
BRMP Gorontalo menyediakan beragam layanan untuk memastikan produk dan teknologi pertanian memenuhi standar mutu, keamanan, dan keberlanjutan. Seluruh layanan dilaksanakan sesuai Standar Pelayanan Publik (SPP), sehingga terjamin transparan, cepat, dan terpercaya.
BRMP Gorontalo menyediakan sarana komunikasi, akses informasi, dan layanan pengetahuan yang terbuka untuk publik. Melalui menu ini, masyarakat, pelaku usaha, peneliti, maupun pemangku kepentingan dapat menyampaikan masukan, memperoleh informasi, dan mengakses sumber daya pengetahuan dengan mudah dan transparan
Beliau memulai kariernya sebagai Pengawas Benih Tanaman Pertama pada periode 2004–2006, di mana beliau melaksanakan kegiatan fungsional Pengawas Benih Tanaman (PBT) Pertama. Kemudian, dari tahun 2006 hingga 2010, beliau menjabat sebagai Pengawas Benih Tanaman Muda yang bertanggung jawab melaksanakan kegiatan fungsional PBT Muda. Setelah itu, pada periode 2010–2011, beliau dipercaya sebagai Pengawas Benih Tanaman Madya dengan tugas melaksanakan kegiatan fungsional PBT Madya.
Selanjutnya, pada tahun 2011 hingga 2013, beliau menjabat sebagai Kepala Seksi Jaringan Laboratorium Perbenihan. Dalam peran ini, beliau menyiapkan bimbingan teknis, menerapkan sistem manajemen mutu laboratorium, serta mengembangkan jaringan dan kerja sama laboratorium uji mutu benih tanaman perkebunan.
Kemudian, dari tahun 2013 hingga 2016, beliau dipercaya sebagai Kepala Bidang Perbenihan. Di posisi ini, beliau memberikan pelayanan teknis pengawasan dan pengembangan pengujian, mengelola data dan informasi, memberikan bimbingan teknis sistem manajemen mutu laboratorium, serta mengembangkan jaringan dan kerja sama laboratorium uji mutu benih tanaman perkebunan.
Lanjut pada periode 2016–2019, beliau menjabat sebagai Kepala BBPPTP Surabaya. Tugasnya meliputi pemberian layanan teknis, pengembangan pengujian, pengelolaan data dan informasi, serta pengembangan laboratorium uji perbenihan dan proteksi tanaman perkebunan.
Setelah itu, dari tahun 2019 hingga 2022, beliau diangkat sebagai Direktur Perlindungan Perkebunan, dengan tanggung jawab merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang perlindungan tanaman perkebunan. Kemudian, pada periode 2022–2023, beliau menjabat sebagai Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, yang bertugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang budidaya tanaman semusim dan rempah.
tahun 2023 hingga 2025, beliau menjabat sebagai Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, dengan wewenang merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang budidaya tanaman kelapa sawit dan aneka palma.
Selanjutnya tahun 2025-2026 , beliau menjabat sebagai 2025-2026 Direktur Pelindungan Tanaman Pangan,
Terakhir, pada tahun 2026 hingga sekarang, beliau dipercaya menjabat sebagai Kepala Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian Gorontalo, dengan tugas memimpin penerapan teknologi dan modernisasi sektor pertanian di wilayah Gorontalo.